|
Written by Evie Permata Sari
|
|
Secangkir kopi 5 in 1 yang aku beli dari Manila menemani ku di depan laptop. Tegukan pertama aku harapkan bisa membuka ide apa yang ingin aku tuliskan di dalam komputer ini. Namun aku tetap bengong memandang layar kosong di depan ku. Tegukan kedua, aku mulai membayangkan kenikmatan minum kopi ditengah-tengah kedai kopi di Ulee Kareng, Aceh. Loohhh kok…..!!!!betul… tiba-tiba ingatanku menerawang jauh keujung pulau Sumatra sana, saat aku masih bisa menikmati hamparan hijau pohon kelapa dan tiupan angin laut sebelum diluluhlantakan karena tsunami. Nikmatnya kopi aceh di kedai “Amat Solong” dengan aroma wangi yang khas membuat aku ketagihan seperti candu. Dimanapun ada kesempatan aku berkeliling desa di Aceh, pasti aku akan mampir ke sebuah kedai kopi dan memesan segelas kopi panas dengan sajian yang romantis, sebagai teman ngobrol di sore hari yang menyenangkan.
|
|
Read more...
|
|
Karena sebuah kecerobohan yang bodoh... |
|
Written by Evie Permata Sari
|
|
09.45 wib Di depan loket Kereta Api stasiun Manggarai. "Pak, AC Ekonomi jam berapa?", tanyaku kepada petugas penjaga loket. "10.30'', jawabnya sambil terus merobek karcis kereta. hmmm... masih terlalu lama, pikirku sembari melirik jam tanganku. ''Kalo yang biasa lama gak?", tanyaku lagi. "sebentar lagi kok", jawab petugas loket tersebut. "Saya beli yang biasa ke Bogor deh", kataku memutuskan untuk menaiki kereta listrik ekonomi jurusan Bogor. Sambil memberikan uang sepuluhribuan kepada petugas loket tersebut, aku tanya lagi padanya, "loh kok itu ada yang AC", tanyaku sembari melihat ke jalur kereta. "bukan, itu jurusan Kota", jawab petugas sambil memberikan uang kembalian kepadaku. "Terima kasih ya..", jawabku. Sambil menghitung uang kembalian dari petugas, aku berjalan menuju arah pintu masuk. Didekat pintu masuk tersebut, kulihat ada seorang laki-laki pengemis tua menggunakan tongkat sedang bersandar ditembok. Sembari melewati pengemis tua tersebut, kuberikan sedikit uang receh kepadanya serta kuperlihatkan karcis kereta api kepada petugas penjaga.
|
|
Read more...
|
|
Jalan Sindang Barang Jero Macet |
|
Written by Widi Achmad Gozali
|
|
Diinformasikan kepada warga griya melati yang menggunakan kendaraaan pribadi. Disarankan apabila tidak terpaksa, lebih baik menghindari Jalan Sindang Barang Jero. Karena ada beberapa titik penyempitan jalan disebabkan sedang ada pengerjaan galian jalur. Mudah mudahan bermanfaat
|
|
|
KOMPOS kita sudah terkenal |
|
Written by Widi Achmad Gozali
|
|
BOGOR-–DPRD Kota Bogor menolak wacana pembangunan areal pengolahan sampah dalam kota Bogor. “Tidak mungkin membangun TPA di dalam kota,” ujar anggota DPRD Kota Bogor dari fraksi PKS, Yusuf Dardiri, Jum'at (28/8).
Menurutnya, merujuk pada kontur wilayah dan sosikultural masyarakat Bogor, wacana tersebut tidak sesuai. “Bogor itu sempit dan biaya operasionalnya pasti bakal sangat tinggi,” ujar Yusuf.
Menurutnya, metode pengelolaan sampah yang paling tepat bagi Kota Bogor bukan membuat TPA dalam kota, tapi menerapkan konsep pengolahan sampah berbasis komunitas. “Setiap perumahan harus dilengkapi dengan metode pengolahan sampah,” ujarnya.
|
|
Read more...
|
|
Sebuah renungan pasca gempa |
|
Written by emzetha dari bbrp tausiah di mesjid Al Mubaroq
|
|
• Sebuah renungan : Coba kita perhatikan waktu gempa utama yang terjadi di Sumatra Barat kemarin, jam 17.16 WIB. Dan sekarang, coba kita simak Quran Surat 17 (Al Isra) ayat 16 "Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya menta'ati Allah), tetapi mereka tetap melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan) Kami, kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya". • Kemudian gempa susulan terjadi pukul 17.38. Kita buka Quran Surat 17(Al Isra) ayat 38 "Semua itu kejahatannya amat dibenci di sisi Tuhanmu." • Saya jadi tergelitik.. .. Gempa susulan lagi yang terjadi tadi pagi di Kerinci (perbatasan Sumatra Barat-Jambi), kejadiannya pada pukul 8.52. Dengan bergetar. ..saya coba buka Quran Surat 8 (Al Anfal) Ayat 52 "(keadaan mereka) serupa dengan keadaan Fir'aun dan pengikut- pengikutnya serta orang-orang yang sebelumnya. Mereka mengingkari ayat-ayat Allah, maka Allah menyiksa mereka disebabkan dosa-dosanya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi amat keras siksaan- Nya". • Subhaanallaah. ...merinding kita dibuatnya. Bangsa ini sedang diingatkan terus-menerus oleh Allah SWT....tapi tampaknya kita. ...sekali lagi.... kita semua tidak mau belajar dan memperbaiki kehidupan bangsa ini yang terus-menerus berbuat kerusakan..... • Marilah kita jaga lingkungan hidup kita sebagaimana mestinya , Wallahualam bissawab,,,,-
This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it
|
|
Pemberantasan Maksiat di Terminal Bubulak |
|
Written by Widi Achmad Gozali
|
|
"woi...awas lo...jangan lari" "woi...woi....lumpat ka mana tuh" wah heboh banget tadi malem di terminal bubulak, suasananya mencekam, banyak warga dari beberapa kelurahan di wilayah bubulak berbondong-bondong mendatangi tempat yang disinyalir sebagai tempat minum-minum, apalagi di saat bulan puasa ini. Ketika lewat di depan terminal, warga sudah memenuhi jalan terminal dan ada yang terlibat baku hantam dengan orang-orang yang disinyalir "backing" dari tempat tersebut. Memang sudah waktunya warga berbicara langsung dalam memberantas tempat-tempat seperti itu, kekuatan warga memang merupakan kekuatan yang sangat besar, dan harus disalurkan untuk hal-hal yang positif.
|
|
STOP MENIMBUN UTANG KARTU KREDIT |
|
Written by Efbeer
|
|
Kartu kredit sekilas memiliki fungsi utama sekedar memberikan utang kepada pemiliknya. Namun kenyataannya, tak sedikit pemegang kartu kredit yang kesulitan mencicil tagihan bulannya lantaran terlilit jumlah utang yang sangat besar. Boro-boro membayar cicilan pokok utang. Kadang-kadang, membayar cicilan bunganya saja sudah kesulitan. "Itu bisa terjadi karena pengelolaan keuangan di Indonesia yang masih kurang," ujar Country Business Manager Citi, David Gormley di Jakarta, Kamis (20/8/2009). Akibatnya, ujar Gormley, banyak masalah seputar pengelolaan utang di Indonesia. Hal itu diakui juga oleh Peneliti Utama Senior DPNP Bank Indonesia, Zainal Abidin. Menurutnya, masyarakat umumnya belum paham fungsi produk kartu kredit yang diberikan perbankan. "Kesalahpahaman masih terjadi dalam penggunaan kartu kredit. Sesungguhnya, kartu kredit lebih berfungsi sebagai alat pembayaran non tunai yang pembayarannya bisa dilakukan kemudian," ujarnya. Namun, lanjut Zainal, kebanyakan masyarakat menganggap kartu kredit sebagai sarana untuk berutang. "Ini menyebabkan tidak sedikit orang yang menimbun utang," ujar Zainal. Selengkapnya, baca di: http://www.detikfinance.com/read/2009/08/20/155019/1186505/479/stop-menimbun-utang-kartu-kredit
|
|
|
|
|
|
|
Page 7 of 18 |
|
|
|
|
Newsletter

Last Comment
Who's Online
We have 5 guests online
Advertisement
indowebcode.com
Ingin membuat website cepat dan mudah?
Silahkan kunjungi indowebcode.com
|
Kami dari Solar Solusi Indonesia, menawarkan solusi menarik terhadap krisis energi yang sedang kita hadapi.
Kami menyediakan paket energi listrik tenaga surya yang ramah dan aman lingkungan. Sehingga kita bisa hemat energi dan uang, juga bisa tenang saat mati listrik di malam hari.
Apabila bapak-bapak dan ibu-ibu berminat dapat menghubungi saya di no: 081311146119.
Hormat saya,
M.Dody Haryadi
(Pakuan Regency, Jl.Raya Darmaga, Bogor)