Home Lain-lain Tips Agar Anak Pintar

Tips Agar Anak Pintar PDF Print E-mail
Written by Yuni Yoyok   
Saturday, 01 August 2009 23:49
Kepintaran seorang bisa dibilang sebuah anugerah dari Allah. Selain itu ternyata faktor yang mempengaruhi kepintaran seorang anak juga ditentukan oleh lingkungannya.

Ada banyak hal yang bisa membuat anak menjadi lebih pintar, tentunya selain dengan belajar di sekolah. Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membuat anak menjadi lebih pintar, seperti dikutip dari MSN News dan dari beberapa sumber.

1. Bermain permainan yang berpikir
Catur, teka-teki silang selain menyenangkan juga mendukung strategi berpikir anak-anak, bagaimana cara menyelesaikan masalah, dan membuat keputusan yang kompleks. Untuk anak usia balita bisa diberikan mainan yg bersifat edukatif seperti menyusun balok-balok menjadi bangunan maupun bermain pazel.

2. Bermain musik
Bermain musik selain menyenangkan juga bisa merangsang pertumbuhan otak kanan. Menurut sebuah studi di Universitas Toronto, diadakannya pelajaran musik bisa memberikan keuntungan dalam meningkatkan IQ anak dan performa akademisnya. Semakin lama waktu yang digunakan untuk bermain musik maka efek yang dihasilkan juga semakin besar.

3. Pemberian ASI
ASI merupakan makanan otak yang paling dasar. Peneliti secara konsisten terus menunjukkan berbagai macam keuntungan ASI yang behubungan dengan pertumbuhan bayi. Anak yang mengkonsumsi ASI eksklusif akan memiliki tingkat kepintaran yang lebih tinggi dibandingkan dengan anak yang mengkonsumsi ASI hanya beberapa bulan saja.

4. Membiasakan berolahraga
Para peneliti di Universitas Illinois menunjukkan hubungan yang kuat antara kebugaran dan prestasi akademik di antara anak-anak sekolah dasar. Semakin bugar badan sang anak maka kemampuan dalam menerima pelajaran juga meningkat. Sebaiknya mendorong anak untuk terlibat dalam aktivitas fisik atau organisasi olahraga tertentu sesuai dengan minat anak.

5. Menyingkirkan makanan siap saji
Mengurangi asupan gula, lemak trans dari makanan siap saji dan menggantinya dengan makanan bergizi tinggi yang baik untuk perkembangan mental anak usia dini serta berfungsi dalam perkembangan motorik anak pada usia 1-2 tahun pertama. Contohnya anak-anak memerlukan zat besi untuk perkembangan jaringan otak yang sehat, anak yang kekurangan zat besi akan lambat dalam menerima rangsangan.

6. Mengembangkan rasa ingin tahu
Para ahli mengatakan orang tua yang menunjukkan rasa ingin tahunya pada anak akan mendorong anak untuk mencari ide-ide baru, sehingga merangsang anak untuk berpikir. Mengajari anak keterampilan baru serta pendidikan di luar rumah juga bisa mengembangkan rasa ingin tahu anak dan intelektualnya.

7. Budayakan membaca
Membaca adalah cara yang paling mudah untuk meningkatkan pembelajaran dan perkembangan kognitif anak-anak dari segala usia. Cara ini bisa dimulai dengan sering membacakan anak dongeng sebelum tidur dan sering-seringlah memberikan anak hadiah buku yang bisa menarik perhatiannya.

8. Mengajarkan kepercayaan diri
Orang tua sebaiknya meningkatkan semangat dan optimisme anak-anak. Berpartisipasi dalam tim olahraga atau kegiatan sosial akan membantu meningkatkan kepercayaan diri sang anak diantara teman-temannya.

9. Memberikan sarapan yang sehat
Para peneliti meyakinkan bahwa mengonsumsi sarapan yang sehat akan meningkatkan memori dan konsentrasi anak dalam belajar. Anak-anak yang tidak dibiasakan sarapan cenderung lebih mudah marah dan kurang konsentrasi pada waktu belajar, sementara anak yang sarapan akan tetap fokus dan bergerak selama jam sekolah.
Comments (4)
4 Tuesday, 17 August 2010 15:07
alya
gmn sihh spaya bisa nilai yg memuaskan saat UN
3 Thursday, 12 August 2010 11:23
fanisa daniati
gmana sih cara menghadapi anak setiap marah sampe mengeluarkan kata-kata yg jelek dan tidak wajar, contohnya : goblok, tolol, monyet dll. tolong aku minta solusinya.
2 Monday, 03 May 2010 12:24
Nunik
Assalamu'alaikum

mohon informasi tentang playgroup yang ada di dekat daerah GM. apakah ada referensi? serta pada umur berapakah yang ideal seorang anak mulai bersekolah? karena dari beberapa sumber yang pernah saya baca berbeda-beda umurnya. Terimakasih.
Wassalamualaikum

Nunik
1 Sunday, 18 October 2009 18:56
yoez
gmana sih supaya anak berubah dari passive jadi aktif?

Add your comment

Your name:
Your email:
Comment:
Last Updated on Tuesday, 11 August 2009 13:50
 
Previous Next
DIRGAHAYU RI 65 TH

Newsletter

 

Griyamelati.net  ::  Website Perumahan di Kota Bogor

Last Comment

125 Tuesday, 17 August 2010 15:07
alya
gmn sihh spaya bisa nilai yg memuaskan saat UN
Tips Agar Anak Pintar , Yuni Yoyok
124 Sunday, 15 August 2010 07:14
orangkecil
Makanya jangan melanggar, ditilang karena melanggar, gak akan di tilang kl gak melanggar...terlebih sudah melanggar nyogok lagi,malu udah gede-kan bukan anak2 kan...
123 Saturday, 14 August 2010 11:47
prikitiw..
jadi ..mendingan nyogok dong...abis kalo surat warna merah ikut sidang..lama..capek lagi harus ikut sidang,trus bayar denda pula 100rb, kalo warna biru ga ikut sidang, tapi bayar sampai 5oorb..kalo nyogok..bayar 50rb ( kadang 20rb juga mau tuch..policinya..)ga sidang..bisa langsung jalan lagi...he he ..

Hayooo..mau pilih yg mana???
122 Thursday, 12 August 2010 11:23
fanisa daniati
gmana sih cara menghadapi anak setiap marah sampe mengeluarkan kata-kata yg jelek dan tidak wajar, contohnya : goblok, tolol, monyet dll. tolong aku minta solusinya.
Tips Agar Anak Pintar , Yuni Yoyok
121 Friday, 30 July 2010 15:30
Gunadi
so kalo kalian mo coba mana yg bener y silahkan. kalo gw c da kapok. ampir aja gw byr denda 500rb. GILA!!!