Home Lain-lain Makin Dini Pacaran Makin Depresi dan Sakit-sakitan..

Makin Dini Pacaran Makin Depresi dan Sakit-sakitan.. PDF Print E-mail
Written by Bunda kikaasya   
Friday, 27 November 2009 10:44

Saya baru baca sebuah artikel yang bagus, semoga bermanfaat..

Jangan dulu pacaran kalau masih kecil. Begitu nasihat yang sering disampaikan orangtua pada anaknya yang masih remaja. Ternyata nasihat orangtua itu didukung oleh peneliti, semakin dini seseorang menjalin cinta semakin besar risiko sakit hati, depresi bahkan sakit-sakitan. Dalam Journal of Pain, peneliti dari Universite de Montreal, University Hospital Center dan McGill University menemukan anak remaja yang mulai pacaran sejak usia dini lebih banyak mengalami sakit kepala, perut dan pinggang.

Mereka juga dilaporkan lebih banyak depresi dibanding rekan seusianya yang belum pernah pacaran. Dr Isabelle Tremblay, seorang peneliti dari Universite de Montreal serta Dr Michael Sullivan, seorang profesor psikolog dari McGill University telah melakukan studi untuk mengetahui pengaruh menjalin hubungan sejak dini terhadap kesehatan seseorang. Sebanyak 382 pelajar remaja berumur rata-rata 12 hingga 17 tahun di Kanada direkrut sebagai partisipan penelitian. Mereka diminta untuk mengisi kuesioner tentang frekuensi dan intensitas mengalami gangguan emosi serta fisik dan juga usia awal mengenal cinta. Hasilnya yaitu, seseorang yang mengenal cinta lebih dini cenderung menjadi pribadi yang rapuh, sakit-sakitan, merasa tidak aman dan mudah depresi. "Gejala itu berkembang dari sejak masih kanak-kanak, lalu remaja dan akhirnya ketika dewasa," ujar Sullivan seperti dilansir Sciencedaily, Kamis (26/11/2009).

Peneliti belum sepenuhnya mengerti mengapa hal itu bisa terjadi. Namun, kesimpulan yang dinyatakan peneliti adalah, seseorang yang menjalin hubungan sejak dini, contohnya remaja, akan memiliki alarm rasa sakit yang lebih tinggi, terutama jika remaja itu menjalin hubungan yang buruk dengan pasangannya. "Mereka punya kecenderungan tingkat rasa sakit yang lebih mendalam.

Mereka benar-benar meresapi perasaan buruk seperti sedih atau kesal karena secara psikologi mereka sudah mengenalnya ketika berhubungan dengan pasangannya,"jelas Sullivan. Tapi akibat terlalu mendalami perasaan sedih dan emosional itu adalah depresi dan penyakit lainnya. "Karena terlalu sedih atau marah, perasan depresi pun bisa muncul. Akibatnya mereka jadi tidak mau makan, kurang tidur atau tidak mau melakukan apa-apa. Dari situlah muncul penyakit-penyakit seperti pusing, sakit perut dan lainnya," jelas Sullivan.

Mereka yang mengenal cinta dan mengalami masalah dalam berhubungan dengan pasangan lebih dulu memiliki pandangan yang lebih serius dan sikap yang lebih tertutup. Hal itu memicu perasaan stres dan penyakit fisik lainnya. Sementara itu, mereka yang belum menjalin cinta pada usia dini cenderung lebih ekspresif dan lebih banyak bersosialisasi dengan yang teman-teman lainnya sebagai bentuk mencari dukungan pada saat mereka sedih atau tidak ada masalah. By. Bunda Kikaasa Sumber: detikhealth

Add your comment

Your name:
Your email:
Comment:
Last Updated on Tuesday, 22 December 2009 18:50
 
Previous Next
DIRGAHAYU RI 65 TH

Newsletter

 

Griyamelati.net  ::  Website Perumahan di Kota Bogor

Last Comment

125 Tuesday, 17 August 2010 15:07
alya
gmn sihh spaya bisa nilai yg memuaskan saat UN
Tips Agar Anak Pintar , Yuni Yoyok
124 Sunday, 15 August 2010 07:14
orangkecil
Makanya jangan melanggar, ditilang karena melanggar, gak akan di tilang kl gak melanggar...terlebih sudah melanggar nyogok lagi,malu udah gede-kan bukan anak2 kan...
123 Saturday, 14 August 2010 11:47
prikitiw..
jadi ..mendingan nyogok dong...abis kalo surat warna merah ikut sidang..lama..capek lagi harus ikut sidang,trus bayar denda pula 100rb, kalo warna biru ga ikut sidang, tapi bayar sampai 5oorb..kalo nyogok..bayar 50rb ( kadang 20rb juga mau tuch..policinya..)ga sidang..bisa langsung jalan lagi...he he ..

Hayooo..mau pilih yg mana???
122 Thursday, 12 August 2010 11:23
fanisa daniati
gmana sih cara menghadapi anak setiap marah sampe mengeluarkan kata-kata yg jelek dan tidak wajar, contohnya : goblok, tolol, monyet dll. tolong aku minta solusinya.
Tips Agar Anak Pintar , Yuni Yoyok
121 Friday, 30 July 2010 15:30
Gunadi
so kalo kalian mo coba mana yg bener y silahkan. kalo gw c da kapok. ampir aja gw byr denda 500rb. GILA!!!